Jerawat muncul disebabkan oleh hal-hal seperti produksi minyak yang berlebihan dan menyumbat pori-pori. Hal ini pun terjadi pada penyebab munculnya jerawat di dagu. Jerawat memanglah masalah yang rumit dan faktor muncul jerawat di dagu, tentu tidak hanya karena satu faktor.
Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dibahas mengenai penyebab jerawat di dagu muncul dan cara mengatasinya. Yuk simak!
Penyebab Jerawat di Dagu
Menyentuh dagu
Penyebab umum jerawat di dagu adalah menyentuh dagu terlalu sering sehingga menyebarkan bakteri. Selain itu menekan benda kotor seperti ponsel atau sarung bantal yang tidak dicuci juga dapat menyebabkan jerawat dagu.
Hormon
Jerawat di dagu sangat umum terjadi. Jerawat ini biasanya disebabkan oleh fluktuasi hormon. Hal ini terutama terjadi pada wanita dan remaja karena keduanya cenderung mengalami fluktuasi hormon yang ekstrim.
Androgen adalah hormon yang bertanggung jawab dalam pembentukan sebum. Sebum yang berlebihan dapat menyumbat pori pori dan menimbulkan jerawat. Karena hormone dapat berfluktuasi sepanjang masa pertumbuhan, maka jerawat dagu dapat datang dan pergi kapan saja, Kamu mungkin menyadari jerawat akan lebih banyak muncul sebelum menstruasi karena hormonal yang berfluktuasi.
Stres
Stres tidak hanya membuat kamu cemas dan kelelahan, tapi juga dapat berdampak pada kesehatan kulit kmu. Tubuh merespons stress dengan melepaskan hormone yang disebut kortisol. Terlalu banyak kortisol dapat meningkatkan peradangan respons sistem kekebalan tubuh terhadap ancaman yang dirasakan dan membuat kulit sensitif. Saat kamu stress, kelenjar sebaceous memproduksi lebih banyak minyak yang menyumbat pori-pori dan berkontribusi pada komedo putih. Komedo hitam, atau tanda penyumbatan lainnya.
PCOS
Jika kamu sudah mencoba segalanya, namun tidak berpengaruh, kamu mungkin mengalami tanda sindrom ovarium polikistik (PCOS). PCOS masalah kesehatan tersembunyi yang sering menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak androgen (alias hormone seks seperti testosterone)
Tidak seperti jenis jerawat hormonal lainnya, PCOS tidak hanya memiliki satu atau dua komedo putih di dagu, kamu mungkin akan melihat noda kistik di bawah kulit di sepanjang sepertiga bagian bawah wajah yang biasanya muncul di sekitar periode menstruasi dan membutuhkan waktu lama untuk hilang. Ciri-ciri lain dari PCOS termasuk siklus yang tidak teratur, pertumbuhan rambut wajah yang terasa berlebihan dibandingkan dengan biasanya. Sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter agar dapat menentukan jerawat di dagu berasal dari mana.
Masker Wajah
Masker wajah masih merupakan kebutuhan bagi banyak orang. Terutama bagi mereka yang memiliki gangguan imun. Sayangnya, pelindung kesehatan ini dapat menyebabkan jerawat. Pemakaian masker dapat menyebabkan acne mechanica, dimana gesekan berulang dan halangan fisik pada folikel rambut dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.
Dengan kata lain, iritasi akibat gesekan kain pada dagu selama berjam-jam dapat membuat berjerawat. Ditambah lagi, jangan lupakan kondisi panas dan berkeringat yang terjadi di balik masker kamu, dimana menciptakan lingkungan yang sempurna dan lembap bagi bakteri untuk tumbuh dan berkembang.
Cara Mengatasi Jerawat di Dagu
Beberapa jerawat dapat sembuh dalam hitungan hari. Namun, mengobati semua jenis jerawat, terutama jika jerawat hormonal, bisa jadi rumit dan membuat frustasi. Kamu mungkin tau bahwa memencet, mencungkil, bukanlah jawaban yang tepat karena dapat menyebabkan jaringan parut yang bisa saja lebih sulit dihilangkan.
Obati Jerawat dengan Benzoyl Peroxide atau Salicylic Acid
Untuk jerawat yang membandel, benzoil peroksida bisa menjadi solusi yang baru. Obat ini mudah diakses serta bekerja dengan membuat sel kulit mati terkelupas, menghilangkan minyak berlebih, dan membunuh bakteri pemicu jerawat.
Perawatan pengelupasan kulit lainnya yang bagus adalah salicylic acid, yang juga dapat membuka pori-pori. Produk yang mengandung salicylic acid biasanya tersedia dalam bentuk krim, serum, dan pencuci muka.
Tambahkan Retinol ke Dalam Rutinitas
Jerawat yang lebih parah mungkin memerlukan tindakan yang lebih kuat sehingga retinol bisa menjadi salah satu solusinya. Retinol adalah turunan vitamin A yang dapat membuka pori-pori dan meningkatkan pergantian sel kulit yang selain mengobati jerawat dan tekstur tidak merata, jufa dapat mengurangi munculnya garis halus dan mencerahkan warna kulit secara menyeluruh.
Perbaiki Pelindung Kulit Kamu dengan Produk yang Melembapkan
Minyak berlebih berkontribusi pada jerawat, begitu juga dengan kekeringan.Terkadang, benjolan keras yang tidak berkepala itu merupakan tanda bahwa kulit membutuhkan kelembapan. Jika benjolan dagu kamu bersisik, gatal, atau mengelupas, hal ini bisa menunjukkan bahwa kulit mengalami dehidrasi dan iritasi yang sebenarnya bisa mendorong tubuh memproduksi lebih banyak minyak dan menyumbat pori-pori lagi.
Disarankan untuk menggunakan bahan-bahan yang ringan, bebas minyak, serta melembapkan dalam rutinitas harian yang akan mengurangi peradangan dan menambahkan kelembapan, seperti serum atau krim yang mengandung hyaluronic acid atau niacinamide untuk melawan jerawat, yang secara umum aman untuk semua jenis kulit.
Tea Tree Oil
Bagi kamu yang mencari obat alami, tea tree oil dapat membantu mengurangi peradangan dan bakteri. Namun, lebih baik kembali konsultasikan dengan dokter kulit mengenai menggunakan tea tree oil untuk mengatasi jerawat kamu. Karena beberapa bahan alami masih dapat menyebabkan iritasi atau menyebabkan kemerahan atau sensitivitas pada kulit.
Baca juga Artikel Lainnya : Muncul Jerawat Punggung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Apakah Jerawat di Dagu Akan Hilang dengan Sendirinya?
Dilansir dari cosmopolitan.com, jerawat di dagu bisa hilang dengan sendirinya, Dr. Kobets mengatakan bahwa, “kasus yang tidak diobati dapat menyebabkan hiperpigmentasi pasca inflamasi dan jaringan parut jerawat, jadi saya merekomendasikan pasien saya untuk mencari pengobatan untuk jerawat dagu mereka sejak awal.” Meskipun satu jerawat kamu akan hilang dalam waktu seminggu atau lebih, kamu mungkin akan melihat jerawat lain setelahnya jika tidak berusaha mengobati dan mencegah jerawat.
Penting untuk diingat bahwa jika jerawat disebabkan oleh faktor hormonal, jerawat tidak akan hilang begitu saja tanpa diobati. Oleh karena itu sebaiknya kunjungi dokter kulit jika punya jerawat di dagu atau jerawat apapun agar tidak membuang banyak uang untuk produk perawatan kulit yang mungkin tidak cocok untuk kamu.
Apakah ada Makanan yang Menyebabkan Jerawat di Dagu?
Intinya, hubungan antara diet dan jerawat itu lemah. Dilansir dari women health, menurut Dr Mahto, kelompok kecil tertentu, mengurangi gula atau produk susu mungkin bermanfaat, tetapi tidak mungkin membantu semua orang. Pembatasan makanan untuk mencoba mengendalikan jerawat dapat berpotensi menyebabkan pola makan tidak teratur. Dr Mahto juga mengatakan untuk orang yang sensitif terhadap produk susu, mungkin ada baiknya membatasi jumlah susu sapi, keju dan yogurt yang dikonsumsi. Kamu juga harus memastikan memiliki sumber kalsium dan vitamin D yang baik.
Rekomendasi Skincare Untuk Mengatasi Jerawat
Cyskin Acne Treatment Serum

Serum yang mengandung kombinasi zat aktif Seboclear ™ , Salicylic Acid, Zinc dan Green Tea, berfungsi untuk mengurangi peradangan akibat jerawat serta mencegah timbulnya komedo dan jerawat.
Cyskin Retinol Rejuvenating Serum

Serum yang mengandung kombinasi zat aktif Actosome Retinol 2%, Peptide dan Cica, berfungsi untuk memperbaiki tekstur kulit, membantu mengurangi tampilan kerutan serta mengatasi peradangan dan jerawat.
Itulah penyebab jerawat di dahi dan cara mengatasinya. Apabila kamu ingin membeli produk cyskin, kamu bisa mengklik link disini.
